Boot GRUB Linux Setelah Install Windows

GRUB merupakan salah satu loader yang biasa digunakan Linux. Saat instalasi sistem, biasanya GRUB dipasang pada master boot record (MBR).

Karena sesuatu hal, instalasi GRUB pada MBR bisa terhapus dan menyebabkan tidak bisa boot Linux. Diantaranya terkena virus, instalasi sistem operasi Windows, atau command fixmbr dari recovery-nya Windows.

Ada beberapa cara yang bisa ditempuh agar dapat boot lagi ke Linux menggunakan GRUB, salah satunya dengan grub4dos yang dapat melakukan loading GRUB dari DOS.

Langkah pertama, download grub4dos dari link berikut:

http://download.gna.org/grub4dos/

Extract file grldr dan grldr.mbr ke C:\
Bagi pengguna WindowsXP, tambahkan baris berikut pada file C:\boot.ini

c:\grldr=”grub4dos”

Jika Anda tidak dapat menemukan file C:\boot.ini ketik baris berikut pada command prompt

attrib -r -s -h -a c:\boot.ini

Sedangkan bagi pengguna Windows Vista atau Seven, buatlah file c:\boot.ini lalu isikan baris berikut di dalamnya:

[boot loader]
timeout=0
default=c:\grldr.mbr
[operating systems]
C:\grldr.mbr=”Grub4Dos”

Langkah berikutnya, buatlah sebuah file c:\menu.lst dengan isi:

timeout 0
default 0
title grub2
find –set-root /boot/grub/core.img
kernel /boot/grub/core.img
boot

Selanjutnya, restart komputer dan pilih Grub4Dos untuk loading GRUB.
Untuk memperbaiki instalasi GRUB pada MBR, gunakan perintah berikut:

sudo grub-install /dev/sda

July 10th, 2010 • Popularity: 1,291 hits • Posted in: Komputer, Linux

Leave a Reply

Spam protection by WP Captcha-Free